Thursday, August 3, 2017

Puisi cinta BERPONDASI BERDINDING DAN BERATAP | 34 Sastra Indonesia

BERPONDASI BERDINDING DAN BERATAP


Kegundahan hati ini.
Tak bisa ku artikan lagi.
Entahlah diri ku harus bahagia.
Ataupun berduka.

Seseorang yang ku sayangi.
Dan ku cintai selama ini.
Telah meninggalkan diriku.
Dengan segala impian nya.

Impian yang kita bangun berdua.
Impian kita yang ingin tetap bersama.
Kini teracuhkan begitu saja.
Tanpa meninggalkan bekas.

Impian kita yang dulu ada.
Kini roboh dengan tanah.
Tak terlihat tanda tanda cinta.
Yang akan ada dan tetap ada.

Bukan lah harta mu yang ku pandang.
Bukan juga keindahan mu yang ku lihat.
Tapi ahlak lah yang menjadi acuan.
Apakah cinta akan ku lepas sejenak.

Agar dia bisa terbang dan bebas.
Menjauh dan menjelajah dunia.
Yang begitu luas dan indah.
Dengan bukit dan lautan lepas.

Tapi ku takut.
Aku takut dia tak kembali lagi.
Kembali mengisi hati.
Dan mewarnai hari-hari.

Aku mohon.
Terbanglah kau sebagai merpati.
Yang indah dengan bulu nya yang putih nan suci.
Yang ingat dimana rumah mu untuk kembali.

Aku mohon.
Jadilah sebagai merpati.
Yang ingat di mana pasangan mu.
Dan siapa pemilik hati itu.

Ku mohon kembali lah.
Kan kita bangun reruntuhan impian.
Yang telah rata di atas tanah.
Berpondasi jujur berdinding cinta dan beratapkan kasih sayang.

Karya Sastra :  Nur baity


EmoticonEmoticon